Category Kesehatan

Pengertian, gejala dan cara mencegah stroke

Stroke adalah keadaan yang terjadi ketika pasokan darah menuju otak terganggu karena adanya penyumbatan dan bisa juga karena pecahnya pembuluh darah. Keadaan otak tanpa adanya darah, kinerja otak tidak dapat mengotimalkan asupan oksigen serta nutrisi, sehingga sel pada jaringan otak separuhnya tidak dapat berkerja dan bisa saja mati. Adanya keadaan otak yang mati akan sangat tidak mungkin otak bisa berfungsi dengan baik karena adanya kerusakan yang timbul otak akan kehilangan kendali pada kinerja seluruhnya. Pengaruh stroke sangat berat dan dipastikan dapat menjadi masalah besar karena bisa dalam hitungan menit saja sistem pergerakan tubuh dapat terhenti seketika. Penanganan penderita secara langsung akan mendapat gangguan yang tidak bisa dilakukan oleh pergerakan bagi tubuhnya. Penyempitan tidak bisa di prediksi lagi ketika dalam.keadaan yang parah.

Gejala pada penyakit Stroke dapat berbeda pada setiap para penderitanya, namun pada gejala yang paling umum, meliputi:

  1. Tungkai mati rasa, saat berjalan kaki menjadi salah satu penyangga yang mampu menopang berat dab beban pada satu tumpuan dan mampu menyeimbangkan tubuh selama berjalan dan melakukan aktifitas berat atau ringan. Pada pergerakan akan memudahkan para orang sehat melakukan pergerakan secara bebas namun jika orang tersebut mengalami penderitaan semacam ini akan mempengaruhi semua kinerja tubuh bahkan otak sekalipun tidak mampu menyeimbangkan semuanya.
  2. Bicara menjadi kacau, pada lawan bicara ketika penderita melakukan perkataan pada lawan bicara yang akan berdampak pada sistem kerja otak. Pada kerusakan, otak akan melemah dan kosa kata yang telah tersusun dalam otak tidak dapat diungkapkan dengan benar dan akan terdengar aneh juga melantur. Kesulitan saat berbicara menjadi salah satu dugaan memang sudah menjadi tanda untuk segera melakukan terapi atau dampaknya akan memperburuk suasana.
  3. Wajah terlihat menurun, terlalu muram atau pada cahaya wajah terkesan tidak ceria pada dasarnya Stroke dapat melemahkan keadaan semuanya bahkan pada otot kencang pada wajah juga ikut menurun dan kendur.

Penyebabnya cukup bervariasi, mulai dari gumpalan darah pada pembuluh darah di otak, adanya tekanan darah tinggi, dan obat yang mempengaruhi gumpalan pada otak. Stroke sangat berisiko  yang terus di alami oleh penderita yakni tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas atau yang di sebut kelebihan berat badan, serta diabetes. Risiko bisa terdapat pada orang yang tidak pernah olahraga dan mempunyai kebiasaan minum alkohol dan perokok aktif. Penanganan dan pengobatan dapat memberikan upaya pencegahan stroke dan itupun tergantung kepada keadaan dari penderita. Dokter akan memeriksa dengan keadaan tubuh penderita jika tergolong parah dokter akan menyarankan untuk mengkosumsi obat-obatan dan melakukan tindakan operasi. Upaya untuk pemulihan keadaan penderita dianjurkan menjalani fisioterapi dan diikuti terapi psikologis berupa mengolah emosional pada penderita.

Beberapa upaya mencegah adanya Stroke pada penderita, antara lain:

  1. Pola makan yang sehat, akan berpengaruh besar pada kesehatan otak dan bisa melancarkan aliran darah secara menyeluruh
  2. Berolahraga secara rutin, upaya untuk kesembuhan yakni melakukan olahraga secara teratur hingga menjadi sehat kembali.
  3. Hindari merokok dan  alkohol.

Komplikasi pada Stroke dapat menyebabkan adanya masalah terkait kesehatan yang dapat membahayakan nyawa penderita, meliputi: penggumpalan darah di tungkai, hidrosefalus akibat menumpuknya cairan otak dan gangguan gerak refleks pada otot saat menelan makanan dan minuman.

Referensi:

alodokter.com

hellosehat.com

klikdokter.com

Referensi gambar

strokeinfo.org

Read More